Monev Perkembangan Benih Lada di Desa Nyelanding Kabupaten Bangka Selatan
Bangka Selatan, 8 September 2026– Upaya peningkatan produksi dan pengembangan komoditas lada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus dilakukan melalui penyediaan benih bermutu. Dalam rangka memastikan kesiapan benih sebelum disalurkan kepada petani, dilakukan kunjungan dan monitoring persiapan benih lada di Desa Nyelanding, Kabupaten Bangka Selatan.
Pada kunjungan ini hadir Kapoksi Pendamping dan Penerapan Modernisasi Pertanian BRMP Babel (Dr. Issukindarsyah, S.P.,M.Sc), CV. Bangka Mitra Utama (Rpli Arpiko) sebagai mitra penangkar pada kegiatan penyediaan benih lada.
Hasil monitoring menunjukkan bahwa benih lada ditargetkan siap untuk proses sertifikasi pada Oktober 2026. Penyesuaian waktu sertifikasi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca yang masih ekstrem sehingga diperlukan pemeliharaan dan pengawasan lebih lanjut agar benih memenuhi standar mutu sebelum disalurkan kepada petani.
Dalam kegiatan tersebut, dipersiapkan sebanyak 500.000 benih lada yang nantinya akan disalurkan kepada petani di Kabupaten Bangka Selatan dan Kabupaten Bangka Tengah. Penyediaan benih bermutu ini diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas tanaman lada sekaligus memperkuat keberlanjutan pengembangan komoditas lada di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
Program penyediaan dan penyaluran benih lada ini merupakan salah satu bentuk bantuan pemerintah dalam mendukung pengembangan komoditas perkebunan strategis, khususnya lada. Melalui penggunaan benih yang bermutu dan sesuai standar, diharapkan produktivitas serta kualitas lada daerah dapat meningkat sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi petani dan berkontribusi terhadap peningkatan daya saing serta nilai ekspor komoditas lada Indonesia.
Kegiatan monitoring di Desa Nyelanding menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh tahapan persiapan benih berjalan sesuai ketentuan. Dengan dukungan pemerintah, petani, dan seluruh pihak terkait, pengembangan lada di Bangka Belitung diharapkan dapat semakin kuat dan berkelanjutan, sekaligus kembali memperkokoh posisi lada sebagai salah satu komoditas unggulan daerah.